cangkang kelapa sawit ayam

Cangkang kelapa sawit ayam saat ini memang banyak dijadikan sebagai pakan ternak. Hal ini terjadi karena semakin berkurangnya lahan rumput dan padang gembala yang membuat lahan beralih fungsi.

Sebagian besar lahan tersebut digunakan untuk pembangunan, industri, perumahan dan lainnya. Sementara  itu, untuk populasi ternak semakin hari semakin meningkat, maka dibutuhkan alternatif lain untuk pakan.  

Cangkang Kelapa Sawit Ayam

Kini cangkang kelapa sawit ayam memang banyak dijadikan sebagai pakan ternak. Limbah yang dihasilkan dari kebun dan industri pengolahan dari kelapa sawit, sudah dinyatakan memiliki banyak manfaat.

Misalnya saja sebagai pakan ternak, khususnya untuk ruminansia dan unggas.  Limbah sawit yang bisa langsung dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak berupa daun, pelepah serta bungkil inti  sawit.

cangkang kelapa sawit ayam

1. Kegunaan Pelepah Sawit 

Pelepah sawit dikenal sebagai pakan ternak dengan serat tinggi dan protein rendah. Daunnya telah mempunyai kandungan serat lebih rendah dan proteinnya juga terlihat tinggi.

Manfaat cangkang kelapa sawit ini perlu dicacah halus seperti abon dengan menggunakan alat shredder. Hal ini dilakukan agar lidinya tidak tajam dan membahayakan ternak.

2. Sebagai Pengganti Rumput 

Sebagai pengganti rumput kandungan untuk kadar protein kasar pada pelepah 3% dan daun  14 %. Sementara itu, apabila dicampur antara pelepah dan daun harus digiling sekaligus sehingga kadar protein 6-7%.

Cangkang kelapa sawit merupakan salah satu hasil industri kelapa sawit dimana produksinya sangat melimpah.  Upaya pemakaian dari limbah untuk pakan ternak berguna sebagai sumber energi atau protein.

Cara Pemberian Ransum Kelapa Sawit 

Ransum yang berbasis produk samping kelapa sawit bisa berupa menjadi rumput daun sawit. Selain, pakan ternak alternatif ditambah dengan konsentrat yang diberikan secara terpisah atau legum/dedaunan.

Cara kedua pakan ternak akan disusun dari pelepah daun sawit yang halus. Kemudian, dicampur dengan konsentrat dan diberikan secara langsung sebagai pakan komplit.

Misalnya untuk ayam jumlah dedak yang diberikan 3-5% dari bobot hidup ayam. Jadi dedek bisa diberi 2-3 kg setara dengan 10-15 kg pelepah daun sawit halus.

Namun, Anda tetap memberikan pakan tambahan sekitar 3-4 kg. Kandungan cangkang kelapa sawit hanya sekitar 30-60% dari total ransum. Dimana bisa ditambah dengan pakan tambahan 30-50% abon pelepah daun sawit dengan imbuhan.

Nantinya, Abon pelepah daun sawit yang segar akan menjadi salah satu sumber energi. Sebagai pengganti molases, dedak, padi, tepung jagung, onggok 5-10% dari bahan silase atau probiotik.

Lalu, akan dibuat lapisan cangkang kelapa sawit ayam antara bahan dengan imbuhan. Kemudian, bisa dilanjutkan dengan pencampuran sampai merata.

Pakan ini juga mampu menjaga kadar air antara 50-60%. Bahkan, diketahui pakan ternak bisa disimpan secara padat dalam wadah dengan kondisi kedap udara (anaerob).

Hasil silase yang baik memang membutuhkan waktu fermentasi 21 hari. Selanjutnya, bisa diberikan pada ayam dalam kondisi segar.

Silase ini juga bisa disimpan sebagai cadangan pakan hingga 2-3 bulan. Namun, cangkang kelapa sawit ayam juga perlu mempertahankan kondisi anaerob.

Cangkang sawit diketahui mempunyai kuantitas volatile matter atau kadar yang bisa menguap dan tergolong lumayan tinggi berkisar 69%-70%. Variasi kandungan unsur inilah yang akan dijadikan sebagai pijakan pemakaian cangkang sawit. 

Berbeda jauh dengan kelapa biasa, yang varinitas sawit lebih memiliki kelebihan sangat menonjol. Terutama, dalam industri produksi minyak sawit yang seringkali menghasilkan limbah berupa gunungan cangkang buah. 

Penutup 

Berdasarkan informasi diatas, cangkang kelapa sawit ayam memang bisa dijadikan sebagai pakan. Namun, harus sesuai dengan takaran, jangan sampai terlalu berlebihan.

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai cangkang sawit, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.