Cangkang sawit Indonesia

Cangkang sawit Indonesia menarik untuk Anda ketahui! Sebagai satu negara penghasil kelapa sawit terbesar dunia, Indonesia memiliki potensi dalam pemanfaatan limbah sawit hasil panen tersebut.

Limbah sawit yang melimpah ini bisa memberi keuntungan besar jika dikelola dengan baik. Selain itu, hasilnya dapat memberi nilai tambah pada industri sawit nusantara. Salah satunya yaitu pemanfaatan limbah cangkang sawit.

Pemanfaatan Limbah Cangkang Sawit Indonesia dan Potensinya dalam Menambah Pendapatan!

Selain sebagai bahan baku pembuatan minyak, kelapa sawit juga memiliki manfaat lain yang masih jarang tereksplor. Salah satunya yaitu cangkang ataupun tempurung sawit, yang ternyata punya beragam manfaat bagi kelangsungan hidup manusia.

Beberapa kandungan unsur tersebut mulai dari kadar abu yang minim, hanya sekitar 2 hingga 3% saja. Memiliki kadar air cukup lembab yakni setara 7 hingga 8%. Mengandung karbon aktif murni mencapai 20 hingga 22%. Serta kuantitas kadar penguapan, yang termasuk dalam kategori lumayan tinggi, yakni sekitar 69 sampai 70%.

Kandungan unsur inilah yang menjadi tolak ukur pemanfaatan cangkang sawit. Lalu, apa saja manfaat cangkang sawit? Berbeda dengan kelapa pada umumnya, sawit memiliki kelebihan yang cukup menonjol.

Kelebihan Cangkang Sawit

Limbah cangkang sawit Indonesia ini bisa dipakai untuk bahan baku pembuatan arang. Hasilnya jauh lebih familiar dengan sebutan charcoal. Arang yang diproduksi dari kelapa sawit ini punya mutu atau kualitas tinggi.

Hal ini didukung adanya kandungan zat lignoselulosa. Arang sawit juga diminati karena kuantitas beratnya, yakni bisa mencapai 1.4 gram/ml. Energi panas yang dihasilkan dari pembakaran arang ini jauh lebih besar, yaitu mencapai 20.093 kJ/Kg.

Arang jenis ini juga semakin unggul, karena menjadi salah satu alternatif yang ramah terhadap energi panas.

Selanjutnya, cangkang sawit bisa dimanfaatkan sebagai bahan bakar boiler. Sistemnya dengan mengubah limbah menjadi energy uap. Hasil perubahan inilah yang nantinya mampu menggerakan mesin turbin.

Selain turbin, energi hasil dari cangkang sawit ini, juga berfungsi untuk menjalankan berbagai macam mesin berbasis uap. Selain sangat efektif, tempurung sawit ini bisa Anda gunakan secara gratis.

Terlebih, tekanan api yang keluar juga memiliki tingkat panas maksimal. Hal ini mampu mendukung upaya dalam rangka menghemat persediaan minyak bumi.

Menariknya, cangkang sawit juga bisa digunakan sebagai campuran pakan ternak. Bahan yang dimanfaatkan adalah lapisan luar. Perpaduan antara kulit luar dengan tempurung, justru bisa mempercepat metabolisme tubuh serta pertumbuhan pada hewan.

Limbah ini cocok untuk sapi, kambing, bebek, ikan hingga ayam. Namun perlu Anda ketahui, pemanfaatan cangkang sawit sebagai campuran pakan wajib mengikuti prosedur pengolahan yang baik dan benar. Sehingga menjamin keamanan sistem pencernaan ternak Anda.

Cangkang Sawit Indonesia Bisa Dipakai untuk Pengganti Aspal

Mungkin Anda bertanya-tanya perihal informasi ini. Apalagi jika melihat kenyataan di luar sana, umumnya proses perbaikan jalan memanfaatkan media aspal. Namun perlu Anda tahu, di beberapa daerah ada juga yang menggunakan limbah cangkang sawit untuk melapisi jalan raya.

Selain tingkat kualitasnya yang ternyata lebih baik dari media aspal. Tingkat harga limbah cangkang ini juga lebih terjangkau.

Cangkang ini, pada dasarnya digunakan sebagai campuran agregat kasar. Untuk mengganti komponen aspal murni dengan limbah cangkang kelapa sawit.

Penggunaan limbah ini bisa diaplikasikan sebagai bahan alternatif substitusi, baik sebagian atau seluruh konstruksi jalan. Sehingga pengerasan aspal bisa lebih maksimal.

Nah, itu tadi beberapa uraian tentang pemanfaatan limbah cangkang sawit Indonesia, yang bisa Anda pahami. Semoga tulisan ini dapat memberi tambahan referensi yang bermanfaat. 

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai cangkang sawit, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.