
Batok sawit adalah salah satu bahan yang banyak kegunaannya. Sebenarnya batok sawit awet berapa lama? Pertanyaan ini seringkali menjadi isu karena terkadang saat dimanfaatkan, batok sawit banyak mengalami penyusutan atau kerusakan.
Sebenarnya apa sih manfaat dari batok atau cangkang sawit ini? Sisa limbah dari industri kelapa sawit biasa dimanfaatkan untuk membuat briket arang untuk menggerakkan mesin turbin atau pembakaran lainnya.
Batok Sawit Awet Berapa Lama? Tahan Bertahun-tahun
Jenis cangkang sawit memang cukup awet dan tahan lama meski disimpan dalam waktu tahunan. Hal ini karena secara tekstur cukup keras dan kandungan di dalamnya memiliki berbagai zat aktif. Kandungan zat yang membuat batok sawit menjadi tahan lama hingga bertahun-tahun adalah:
1. Kadar Air Rendah
Dalam sebuah cangkang sawit hanya mengandung sekitar 8-10% air sehingga material ini sangat cocok untuk dijadikan bahan bakar. Sifatnya juga lembab karena mengandung banyak minyak. Kondisi ini membuat batok sawit menjadi awet dan tahan lama.
2. Kadar Penguapan Tinggi
Dengan kadar air rendah dan penguapan yang tinggi, maka tingkat keawetan material akan semakin tinggi. Kadar penguapan dalam batok kelapa adalah sekitar 70%. Apabila digunakan sebagai bahan bakar, kandungan sulfur karbonnnya juga lebih ramah lingkungan daripada batubara.
3. Kadar Abu Rendah
Kandungan abu dalam batok sawit hanya sekitar 2-3% sehingga cocok untuk dijadikan bahan bakar. Dengan kadar abu yang rendah, membuat batok sawit memiliki tingkat keawetan yang cukup tinggi. Abu yang tinggi juga memudahkan dalam cara membuat briket cangkang sawit.
4. Mengandung Karbon Aktif
Zat karbon sangat berperan dalam menentukan daya bakar dan ketahanan batok sawit. Kandungan karbonnya sekitar 22-23% untuk penyerapan karbon dioksida dan pemurnian biogas. Sehingga karbon aktif ini memiliki mikropori yang dapat membantu untuk menyerap gas.
5. Merupakan Bagian Pelindung dari Buah Sawit
Dengan material yang keras dan pelindung dari buah yang ada di dalamnya, maka cangkang sawit memiliki tingkat keawetan yang sangat baik. Cangkang yang keras dengan tekstur dan kandungan sulfur tinggi membuat bahan ini menjadi tahan lama meski disimpan di berbagai kondisi.
Manfaat dan Kegunaan Batok Sawit
Batok atau cangkang sawit banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan. Adapun yang paling populer adalah sebagai bahan bakar. Akan tetapi, ada berbagai manfaat lain dari penggunaan batok sawit ini.
1. Campuran Pakan Ternak
Dalam membuat olahan campuran ini biasanya menggunakan bagian kulit daging yang menyatu dengan batok. Selain itu, juga dicampur dengan sedikit batok kelapa sehingga dapat menjadi nutrisi yang baik untuk hewan ternak. Penggunaannya juga cukup aman dengan pengolahan yang benar.
Sehingga dapat meningkatkan metabolisme dari hewan ternak yang dipelihara.
2. Bahan Bakar
Beberapa produsen seringkali melakukan ekspor briket cangkang sawit karena teksturnya yang cocok untuk bahan bakar. Batok sawit dapat digunakan mulai dari pembakaran bahan makanan hingga media pengganti batubara untuk mengaliri listrik.
3. Bahan Pengeras Jalan
Pada umumnya, perkerasan jalan menggunakan aspal atau beton. Akan tetapi, di wilayah perkebunan sawit, perkerasan jalan dapat menggunakan batok sawit karena harganya jauh lebih ekonomis. Kualitasnya juga tidak kalah jauh dari dari aspal yang seringkali sulit didapatkan di wilayah terpencil.
Penutup
Anda tidak perlu bingung tentang batok sawit awet berapa lama, karena secara kandungan dan teksturnya memiliki daya tahan yang sangat baik. Batok arang juga memiliki berbagai kegunaan dan manfaat penting sebagai bahan alternatif pengganti ramah lingkungan dari barang ada di sekitar.
Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai cangkang sawit, Anda bisa mengunjungi website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.