pengolahan cangkang sawit

Hasil limbah kelapa sawit yang bisa dirasakan banyak manfaatnya bagi kehidupan saat ini tidak lepas dari proses pengolahan cangkang sawit secara tepat. Karena merupakan salah satu limbah, tentu prosesnya harus lebih maksimal dan berhati-hati.

Dengan pengolahan oleh produsen-produsen di dalam negeri secara berkualitas dan professional. Maka tidak mengherankan hasil produk Indonesia banyak diminati oleh pasar luar negeri.

Hingga saat ini sudah banyak negara yang mengimpor shell dari Indonesia, sehingga potensi bisnis ini masih akan berlanjut dan berkembang. Pengolahan tersebut patut disimak agar bisa mengetahui tahapan-tahapannya.

Proses Pengolahan Cangkang Sawit Menggunakan Mesin Pemisah

Selama pengolahan buah kelapa sawit untuk mendapatkan minyak dengan kualitas terbaik, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Salah satu tahapan tersebut adalah memisahkan inti buah dengan cangkangnya.

Alat yang digunakan dalam tahap pemisahan ini adalah alat screening shell. Dengan pemisahan tersebut, maka pengolahan cangkang sawit untuk produk baru maupun buah sebagai minyak akan lebih mudah.

Sehingga pengusaha bisa mendapatkan dua jalur keuntungan sekaligus dalam mengelola buah tersebut, yaitu minyak yang dapat dipasarkan dan cangkangnya yang dapat diolah untuk mendapatkan produk bernilai jual ekspor.

1. Pemisahan Kotoran

Selain digunakan untuk memisahkan inti buah dengan cangkangnya, alat ini juga berfungsi sebagai penyaring atau pemisah kotoran dan besi yang ada pada shell. 

Peran dari alat ini sangat penting, karena dapat membantu menghasilkan kualitas minyak bagus. Sekaligus mempersiapkan cangkang siap olah untuk diturunkan menjadi beberapa produk.

Karena mesin tersebut digunakan secara rutin dan terus-menerus. Maka pihak pengusaha akan melakukan perawatan secara berkala terhadap mesin dan komponennya.

Hal-hal yang diperhatikan dalam perawatan mesin pengolahan cangkang sawit ini antara lain melumaskan, pengecekan, mengganti komponen yang rusak atau tua, sampai mengetes kembali kinerja alat setelah perbaikan.

Dengan perawatan berkala, maka usia mesinnya bisa menjadi lebih panjang dengan kualitas produksi tetap lancar dan memuaskan.

2. Pengolahan Cangkang Sawit untuk Dipisahkan Sesuai Ukuran

Selama pemisahan shell dengan buah, ada alat lain yang dibutuhkan. Namanya adalah vibrating screen atau ayakan getar, fungsinya untuk memisahkan bahan di atasnya sesuai dengan ukuran hasil peremukan.

Salah satu manfaatnya dalam pengolahan cangkang sawit adalah sebagai sarana menghasilkan bahan yang sudah murni serta berkualitas. Prinsip kerja alat tersebut disesuaikan dengan kapasitas bahan yang ditempatkan di atasnya. 

Pemisahan sesuai ukuran juga bisa menggunakan model trommer. Di mana prinsip kerjanya adalah dengan berputar pada waktu tertentu untuk dapat memisahkan shell kelapa sawit. 

Ekspor Hasil Pengolahan Cangkang Sawit

Anggapan bahwa cangkang hanya merupakan limbah dan tidak bisa dimanfaatkan sudah terbantahkan. Dari proses pengelolaannya dengan maksimal dan profesional minat pasar nasional dan mancanegara juga akan semakin naik.

Untuk tambahan informasi, cangkangnya tidak hanya ada satu melainkan dua jenis. Pada dasarnya ada dua macam yang dapat dipilih untuk digunakan dalam pengolahan cangkang sawit yaitu:

1. Cangkang Dura

Pada jenis ini, cangkangnya berkarakteristik tebal yaitu 2 hingga 8 mm. Pada lapisan terluarnya tidak ada serabut. Selain itu kandungan kalorinya lebih tinggi, sehingga sering dimanfaatkan untuk bahan bakar boiler.

2. Cangkang Tenera

Ketebalan cangkangnya sekitar 0,5 hingga 4 mm dan terdapat serabut tebal sebagai pelapis luar. Jenis ini juga masih bisa digunakan sebagai bahan bakar boiler dan diekspor.

Mengetahui proses pengolahan cangkang sawit di atas menunjukkan bahwa industri pengolahan di Indonesia sudah sangat bagus dan bisa bersaing dengan luar.

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai cangkang sawit, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.