cangkang kernel sawit

Cangkang kernel sawit merupakan salah satu bagian dari kelapa sawit ini memiliki nilai ekonomi yang menguntungkan bagi Anda. Sawit sendiri biasanya dikenal sebagai penghasil minyak goreng.

Dalam pembuatannya, untuk membuat minyak goreng akan dibuat dari dagingnya saja sedangkan cangkang kernel ini akan terbuang sia-sia jika tidak dimanfaatkan dengan baik.

Dengan pengolahan yang tepat, kelapa sawit bisa digunakan sebagai bahan bakar boiler, bahan untuk membuat batu bara dan masih banyak lagi kegunaan lainnya.

Apa Itu Cangkang Kernel Sawit

Sawit jadi salah satu tumbuhan yang banyak sekali manfaatnya dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. varietas pohon ini sering dikaitkan dengan penghasil minyak kelapa untuk minyak goreng.

Minyak kelapa tersebut dibuat dari isi dari buah kelapa sawit, setelah itu cangkang sawitnya akan dibuang karena tidak digunakan untuk membuat minyak. Anda bisa memanfaatkan limbah tersebut jadi pundi keuangan.

Cangkang kernel sawit ini memiliki karakter yang khas seperti jenis kelapa lainya. Kulitnya keras karena berfungsi untuk melindungi bagian bawahnya dari bakteri atau hama lainnya. Corak warnanya jika masih muda akan terlihat hijau.

Jika sudah oranye kemerah-merahan artinya kelapa sawitnya sudah masuk ke dalam fase kematangan awal dan terakhir cokelat pekat memiliki arti isi buahnya sudah bisa dipanen. Kandungan dari cangkang kerel sawit yang membuatnya banyak dicari terkandung beberapa unsur.

Pertama kadar airnya lembab, mempunyai kadar abu atau ash content yang cukup minim sekitar 1 sampai dengan 3 persen. Kadar penguapannya cukup tinggi dengan kisaran 68 persen hingga 70 persen.

Karbon aktif juga terkandung dalam cangkang kernel sawit sebanyak 20 persen hingga 22 persen hingga terakhir cangkang ini juga memiliki kalori lebih dari 4200 Kcal.

Perbedaan Jenis Cangkang Sawit Antara Dura dan Tenera

Perlu diketahui ada dua jenis cangkang sawit yaitu Dura dan Tenera. Keduanya memiliki karakteristik yang cukup mencolok dan cukup mudah untuk dibedakannya. Salah satu ciri yang paling kentara antara cangkang kernel sawit Dura dan Tenera adalah bentuknya.

Pada cangkang kepala sawit dura ini memiliki ketebalan kurang lebih 2-8 milimeter. Ini lebih tebal daripada sawit Tenera. Lapisan terluarnya tidak ada serabut yang menyelimuti bagian cangkang sama sekali. 

Daging biji yang ada di dalam cangkang cenderung lebih tebal dan besar tetapi walaupun begitu daging buahnya cenderung lebih tipis. Nilai kalorinya dari cangkang kernel sawit ini cukup tinggi.

Dengan kadar kalori yang tinggi ini cangkang dura jauh lebih baik kualitasnya. Terutama jika Anda menggunakannya untuk kebutuhan bahan bakar boiler.

Sedangkan untuk cangkang kelapa sawit tenera memiliki karakterisitik cangkangnya memiliki ketebalan 0,5 sampai dengan 4 milimeter. Serabutnya cenderung lebih lebat daripada jenis sebelumnya dan menyelimuti seluruh permukaan.

Daging dari jenis tenera ini lebih tebal sehingga minyak yang dihasilkan juga akan lebih banyak daripada dura. Jadi jika Anda akan berfokus ke bisnis cangkang kernel sawit bisa memilih untuk membudidayakan Dura.

Tetapi jika Anda berfokus untuk membudidayakan Tenera karena memiliki daging. Tenera ini berasal dari kawin silang diantara Dura dan Psifera dan banyak tumbuh di Indonesia.

Tenara juga bisa digunakan sebagai bahan bakar boiler dan banyak dilakukan ekspor ke bebagai negara seperti Jepang, Korea, Thailand dan masih banyak lagi.Walaupun terlihat seperti limbah yang tidak ada gunanya dan dibuang sia-sia. Tetapi yang sebenarnya cangkang kernel sawit memiliki nilai ekonomi yang cukup menguntungkan.

JIka Anda tertarik untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai cangkang kelapa sawit, Anda bisa mengunjungi website kami. Anda juga bisa klik di sini untuk mendapatkan cangkang kelapa sawit berkualitas dengan harga terjangkau.