cangkang sawit non screening

Apa perbedaan sebenarnya dari cangkang sawit non screening dan screening. Keduanya memiliki kualitas yang kurang lebih sama dengan kegunaan yang juga sama.

Penggunaan cangkang sawit yang non screening juga bisa jadi pengganti penggunaan batu bara sebagai bahan bakar. Selain lebih ramah lingkungan, harganya juga bisa lebih murah dibandingkan batu bara.

Membuat cangkang sawit non screening maupun screening mulai banyak dicari oleh industri-industri terkait. Penjelasan lebih lengkap mengenai alasan industri banyak mengincarnya dan perbedaan antara dua jenis cangkang sawit ini akan dijelaskan pada isi artikel ini.

Alasan Cangkang Sawit Banyak Dicari

Kepopuleran cangkang sawit cukup besar sehingga banyak industri yang mulai beralih untuk menggunakan cangkang sawit sebagai bahan bakarnya. Berikut ini alasan secara lengkap mengapa mereka lebih memilih ini.

  1. Menghemat biaya

Karena cenderung lebih murah daripada minyak bumi lainnya, dengan menggunakan cangkang ini Anda bisa memotong biaya untuk bahan bakar dan memanfaatkan dana tersebut untuk urusan lainnya.

  1. Mengurangi pencemaran udara

Manfaat lainnya yang jadi alasan kuat mengapa banyak yang menggunakan cangkang sawit jenis ini banyak digunakan adalah kemampuanya untuk mengurangi pencemaran udara. Menggunakan cangkang sawit ini lebih ramah lingkungan.

Hal ini dikarenakan cangkang ini mengandung kadar sulphur carbon relatif lebih rendah. Proses pembakarannya juga untuk bisa mencapai suhu tertentu akan membutuhkan jumlah yang lebih sedikit dibandingkan batu bara.

  1. Melestarikan darah air

Selanjutnya adalah cangkang jenis ini termasuk bahan yang bisa diperbaharui beda jika itu adalah bahan tambang. Karena bahan-bahan pertambangan tidak dapat diperharui lagi.

  1. Ketersediaan stok

Cangkang sawit adalah sumber daya yang bisa diperbaharui jadi ketersediaan stoknya akan selalu bisa selama itu. Jadi ini juga jadi salah satu alasan tempurung sawit ini bisa digunakan sebagai pengganti garam di dunia.

Perbedaan Cangkang Sawit Non Screening dan Screening

Tahukah Anda cangkang sawit memiliki kandung kulit yang terdiri dari unsur kadar air lembab, ada kadar abu atau ash konten, ada kadar uap yang terdiri dari 69 persen sampai 70 persen. Terakhir cangkang sawit non screening dan screening juga mengandung karbon aktif murni sebanyak 20 sampai dengan 22 persen.

Perlu Anda ketahui cangkang yang sudah di screening akan dilakukan pemilihan untuk memisahkannya antara yang berkualitas dan tidak. pada proses ini juga akan dilakukan pemisahan antara bagian inti dan bagian luarannya.

Sedangkan cangkang sawit non screening tidak ada proses pemeriksaan lebih lanjut. Biasanya akan diproses langsung tanpa melihat kualitasnya.

Tetapi sebenarnya keduanya tidak akan berbeda jauh kualitasnya. Cangkang ini biasanya disebut juga tempurung merupakan bagian keras yang ada pada buah sawit. Fungsinya melindungi buah awalnya tempurung ini hanyalah limbah dan dibuah begitu saja.

Tetapi pemanfaatan cangkang ini dimulai, dengan adanya tempurung kelapa sawit bisa dimanfaatkan untuk mengurangi penggunaan minyak bumi di dunia. Indonesia sendiri jadi salah satu negara menghasilkan sawit termasuk cangkang sawit non screening.

Penyebarannya sudah menyeluruh ke seluruh penjuru negeri bahkan hingga luar ke luar negeri seperti Jepang, Taiwan dan masih banyak lagi. perkembangan bisnis ini cukup pesat, walaupun persaingan cukup sengit namun Anda masih akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar juga.

Ini juga yang jadi alasan mengapa cangkang bisa hadir sebagai salah satu komoditas paling banyak dicari oleh beberapa industri. Cangkang sawit non screening maupun screening tetap jadi salah satu produk dengan pasar besar di Indonesia maupun dunia.

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai cangkang kelapa sawit, Anda bisa mengaksesnya di website kami, Anda juga bisa klik di sini untuk mendapatkan cangkang kelapa sawit berkualitas dan harga terjangkau.