Cangkang sawit digunakan untuk apa

Biji sawit termasuk salah satu hasil pertanian yang harganya mahal karena bisa diolah menjadi minyak sawit yang memiliki banyak manfaat sehingga dibutuhkan banyak orang. Tapi ternyata, cangkang sawit juga punya beragam manfaat lho. Kira-kira cangkang sawit digunakan untuk apa saja ya?

Meski tidak semua masyarakat tahu, tapi rupanya cangkang sawit termasuk salah satu produk ekspor terbesar lho dalam beberapa tahun terakhir, tepatnya sejak 2019 hingga sekarang. Bukan sekedar berita hoaks nih, tapi sudah jutaan ton cangkang sawit Indonesia dikirim ke sejumlah negara terutama Jepang.

Cangkang Sawit Digunakan untuk Apa Saja?

Selain Jepang, beberapa negara lain seperti Singapura, India, Thailand, dan Korea Selatan adalah pembeli cangkang sawit dari Indonesia. Pada tahun ini diperkirakan bahwa Jepang akan membutuhkan sekitar 6,2 juta ton cangkang sawit lho. Sebenarnya apa saja manfaat cangkang ini? Ini dia jawabannya:

1. Bahan Bakar Pembangkit Listrik

Energi fosil terus berkurang seiring waktu dan suatu hari bisa saja benar-benar habis, sedangkan cangkang sawit jumlahnya sangat berlimpah bahkan sampai mendapat julukan bahwa Indonesia merupakan “emas hijau” karena jumlah perkebunan sawit yang sangat banyak dan luas. 

Artinya, cangkang sawit merupakan salah satu bahan alternatif yang berkelanjutan nih, dan bahkan harganya jauh lebih murah jika dibanding dengan energi fosil tadi. 

Salah satu kegunaan dari energi fosil sendiri adalah untuk pembangkit tenaga listrik, sementara kebutuhan akan energi listrik di Indonesia terus bertambah dari tahun ke tahun seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk. 

Bisa dibilang bahwa krisis energi listrik sedang terjadi karena sumber energi konvensional semakin menipis. Salah satu solusi paling efektif adalah menggunakan biomass sawit yang selanjutnya akan diolah sedemikian rupa sehingga bisa menjadi bahan bakar pembakit listrik.

2. Menghasilkan Arang

Arang biasanya dihasilkan dari kayu atau tempurung kelapa yang dibakar. Tapi jumlah permintaan yang banyak sementara stoknya terbatas membuat para pengusaha di bidang ini memutar otak untuk mencari bahan alternatif, dan salah satu yang terbaik adalah tempurung kelapa sawit.

Jadi daripada cangkang sawit menjadi sampah karena yang diambil hanya biji sawit, maka cangkang ini pun dijual dalam wujud berbeda yaitu charcoal / arang.

Arang yang berasal dari tempurung sawit dianggap lebih baik karena tingkat panas dari proses pembakaran lebih tinggi dan arangnya juga lebih berat mencapai 1,4 gram/ml. Selain itu, harga tempurung sawit juga lebih murah nih dari tempurung kelapa dan kayu.

3. Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Bukan hanya dapat menjadi bahan bakar untuk pembangkit listrik tapi cangkang sawit juga dapat dijadikan bahan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) lho. 

Menurut sejumlah ahli di bidang ini, cangkang sawit dinilai lebih stabil dan jumlahnya juga lebih berlimpah sehingga lebih mampu untuk menopang operasional industri ini.

4. Sumber Bioenergi

Menurut keterangan dari Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia dalam sebuah sesi wawancara yang selanjutnya dipublikasikan secara online, di dapat informasi bahwa Jepang dan sejumlah negara lain tadi sangat berminat dengan cangkang sawit Indonesia adalah untuk bahan bakar biomassa.

Alasan dari penggunaan energi baru dan terbarukan ini adalah adanya kebijakan dari pemerintah Jepang untuk menggunakan pembangkit listrik tenaga nuklir pasca tragedi gempa bumi Fukushima, sehingga biomassa cangkang sawit digunakan untuk sumber bioenergi guna pembakit listriknya.

Jika Anda tertarik untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai cangkang kelapa sawit, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.