Cangkang sawit ekspor dari Indonesia

Salah satu jenis pohon yang memiliki berbagai manfaat bagi kehidupan umat manusia adalah kelapa sawit. Jenis pohon satu ini sering diidentikkan sebagai penghasil kelapa sawit. Cangkang sawit ekspor dari Indonesia menjadi salah satu produk yang dikenal di seluruh dunia.

Cangkang sawit sebenarnya berasal dari memanfaatkan kandungan buah kelapa sawit. Tapi tahukah Anda, seperti apa cangkang sawit itu? Dan apakah selama ini cangkang sawit dibuang begitu saja setelah diremas-remas isi buahnya?

Apa itu Cangkang Sawit Ekspor dari Indonesia?

Sebelum mencoba berbisnis cangkang sawit ekspor, ada baiknya Anda mengetahui produk dari kelapa sawit satu ini.  Hal pertama yang harus Anda ketahui terkait istilah cangkang sawit adalah memahami tempurung atau cangkang itu sendiri.

Cangkang merupakan bagian dari lapisan yang dekat dengan daging buah, dalam konteks ini tentu yang dimaksud adalah buah sawit. Berikut hal yang bisa dipahami mengenai cangkang sawit :

1.      Karakter Cangkang Sawit Ekspor dari Indonesia

Tidak jauh berbeda dengan karakter tempurung dari jenis buah kelapa lainnya pada umumnya, kulit dari cangkang sawit selalu memiliki kontur yang menonjolkan sisi kerasnya.

Kontur keras dari cangkang sawit ini merupakan kebalikan dari isi buahnya. Cangkang sawit berfungsi sebagai pelindung daging inti sawit dari bakteri, serangga atau hama.

2.      Pola Warna

Kulit buah kelapa sawit pasti akan mengalami transformasi pola warna. Mulai dari warna buah pada usia muda, menginjak masa hampir matang hingga waktu siap panen (matang). Pola warnanya adalah fase hijau dimana buah masih sangat muda.

Sementara jika warnanya berubah jingga kemerahan, maka itu menunjukkan bahwa  fase buah kelapa sawit akan menuju matang.

Kemudian jika buah berwarna merah marun kecoklatan maka akan menuju di fase kematangan yang hampir sempurna. Terakhir, jika  warna berubah menjadi coklat tua kehitaman, maka itu menandakan fase siap panen.

3.      Lapisan Buah

Pola warna ini merupakan lapisan terluar dari buah. Kemudian disusul dengan lapisan kedua, diisi dengan kulit daging yang diproses pada batok kelapa sawit. Lapisan ketiga yang keras ini disebut tempurung atau cangkang inti sawit.

Sedangkan daging putihnya berada di lapisan terdalam, yang dilindungi oleh cangkang yang disebut kernel yang dapat diubah menjadi minyak inti sawit.

4.      Isi Cangkang Sawit

Tidak ketinggalan juga, hal penting lainnya yang harus Anda ketahui adalah terkait kandungan yang terdapat pada cangkang sawit.

Jadi, cangkang sawit ekspor dari Indonesia ini memiliki unsur-unsur yang sama sekali berbeda dari jenis cangkang kelapa sawit dari negara lain, apalagi dengan kelapa biasa pada umumnya.

Adapun beberapa unsur yang terkandung dalam cangkang sawit terdiri dari sebagai berikut:

·         Mengandung kadar air (moisture in Analysis)

·         Memiliki kadar abu minimal, sekitar 1-3%.

·         Tingkat penguapan yang cukup tinggi, (volatile matter) yaitu sekitar 68 – 70%

·         Mengandung Karbon Aktif sekitar murni (fixed carbon) kurang lebih 20-22%.

·         Memiliki lebih dari 4.200 Kkal Kalori

Bagian buah yang keras seperti kulit kenari kemudian dikeringkan dan dihancurkan untuk menghasilkan cangkang inti sawit. Buah dalam kelapa sawit hampir tidak memiliki bau.

Anda tertarik untuk memulai bisnis cangkang kelapa sawit? Anda bisa mengakses informasi lebih lengkap di website kami atau Anda bisa klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.