Cangkang kelapa sawit artinya

Apa itu cangkang kelapa sawit? Cangkang artinya bagian keras yang terletak paling luar dan berfungsi sebagai pelindung lapisan-lapisan di dalamnya. Bagian cangkang ini biasanya berwarna gelap karena bersinggungan langsung dengan lingkungan luar. Jadi cangkang kelapa sawit berarti bagian paling luar dari buah kelapa sawit yang memiliki fungsi melindungi buah kelapa sawit itu sendiri.

Cangkang kelapa sawit ini seringkali kita jumpai sebagai bahan sisa dari industri pengolahan minyak kelapa sawit dimana buah kelapa sawit dicacah dan dipress menjadi minyak kelapa sawit. Cangkang kelapa sawit pada umumnya digunakan untuk bahan bakar. Namun cangkang ini mulai mendapatkan perhatian dari banyak pihak sebagai sumber daya alternatif untuk menghasilkan energi bagi industri manufaktur.

Fakta Menarik Tentang Cangkang Kelapa Sawit

Berikut ini beberapa fakta menarik perihal cangkang kelapa sawit yang perlu Anda ketahui.

1. Manfaat Cangkang Kelapa Sawit Bagi Buahnya

Cangkang kelapa sawit memiliki kulit yang lebih keras dibandingkan buah di dalamnya. Cangkang ini berfungsi untuk melindungi bagian dalam buah dari serangan hama, bakteri maupun serangga yang dapat mempengaruhi kualitas buah. 

Selain sebagai pelindung, tempurung kelapa sawit dapat menjadi indikator kondisi buah di dalamnya. Apabila buah sawit masih dalam kondisi muda, maka cangkangnya memiliki warna hijau. Buah sawit yang sedang dalam proses kematangan memiliki cangkang berwarna merah marun. Sedangkan buah sawit yang sudah matang, cangkangnya akan berwarna coklat pekat. 

2. Sumber Biomassa Ramah Lingkungan

Biomassa adalah energi yang dihasilkan dari hasil pembakaran sumber daya biologis. Walaupun ketersediaan energi sangat krusial dalam kehidupan manusia, proses pembakaran demi menghasilkan energi sangatlah tidak ramah lingkungan.

Zat karbon akibat pembakaran meningkatkan efek rumah kaca. Akan tetapi ketergantungan manusia dan industri terhadap energi tidak mungkin untuk dihilangkan. Oleh sebab itu, penemuan sumber energi alternatif merupakan hal tepat untuk mengurangi polusi. 

Cangkang sawit ternyata terbukti mudah untuk dihancurkan melalui proses pembakaran dalam waktu cepat daripada sumber biomassa lainnya. Artinya, cangkang kelapa sawit mampu menghasilkan energi dengan kelembaban yang rendah. Serat dari tempurung sawit ini pun dapat menghasilkan energi yang berkualitas. 

3. Kandungan Cangkang Kelapa Sawit

Pembakaran cangkang kelapa sawit mampu mengurangi pencemaran polusi udara. Hal ini dikarenakan intensitas penguapan cangkang  sawit tergolong tinggi dan dapat mencapai hingga 70%. Selain itu zat karbon dari hasil pembakaran juga sangat rendah. 

Penggunaan energi biomassa dari cangkang kelapa sawit cenderung lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan penggunaan batu bara. Artinya, cangkang kelapa sawit dapat menjadi sumber energi alternatif yang berpotensi besar untuk meminimalisir efek rumah kaca. 

4. Sumber Pembangkit Tenaga Listrik

Kebutuhan akan energi listrik dalam menopang kelancaran kehidupan manusia harus terus terpenuhi. Namun, ketersediaan sumber energi pembangkit listrik seperti fosil memiliki sifat yang tidak dapat diperbaharui sedangkan permintaan listrik di berbagai wilayah Indonesia maupun dunia semakin meningkat. 

Cangkang sawit merupakan terobosan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Energi biomassa yang berasal dari cangkang kelapa sawit dapat menghasilkan energi listrik melalui proses pembakarannya. Cangkang kelapa sawit dapat Anda jadikan sebagai sumber energi alternatif untuk membangkitkan tenaga listrik berbahan bakar fosil. 

Sudah Pahamkah Anda Tentang Cangkang Kepala Sawit? 

Setelah mengetahui arti dan fakta-fakta menarik dari cangkang kelapa sawit, Anda kini bisa lebih memahami kebermanfaatan dari limbah cangkang sawit. Jika Anda tertarik untuk mengetahui informasi lain terkait cangkang kelapa sawit, silakan kunjungi webstite kami atau klik di sini untuk mendapatkan cangkang kelapa sawit berkualitas.