cangkang kelapa sawit ayam petelur

Salah satu faktor utama dari beternak adalah ketersediaan pakan. Pakan ternak bisa berasal dari bahan organik maupun kimia. Sebagai contoh cangkang kelapa sawit ayam petelur. 

Apa saja kandungan pakan yang harus ada agar ayam petelur cepat menghasilkan telur?

Kebutuhan Nutrisi Makanan Ayam Petelur

Beberapa nutrisi makro yang dibutuhkan oleh ayam petelur antara lain protein, lemak, dan karbohidrat. Selain itu, hewan ternak ini juga membutuhkan nutrisi mikro seperti vitamin dan mineral. 

Berikut rincian kebutuhan nutrisi ayam petelur, baik  makro maupun mikro: 

  • 60% karbohidrat
  • 12,39% protein kasar
  • 7% lemak
  • 12,59% serat kasar
  • 0,09% kalsium
  • 1,07% fosfor
  • 2,49% asam fitat

Rincian di atas merupakan kebutuhan nutrisi yang harus dipenuhi untuk ayam petelur. Oleh karena itu, Anda harus memilih bahan pakan ternak yang dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ayam petelur tersebut. 

cangkang kelapa sawit ayam petelur

Cangkang Kelapa Sawit sebagai Pakan Ayam Petelur

Sebagian besar pakan ayam terbuat dari bungkil kedelai dan tepung ikan. Kedua bahan tersebut merupakan barang impor. Oleh karena itu, para peternak domestik tentu membutuhkan pakan alternatif yang lebih murah dan mudah diperoleh.

Salah satu bahan yang bisa dijadikan alternatif untuk pakan ternak adalah cangkang kelapa sawit. Semakin berkembangnya perkebunan sawit di Indonesia tentu akan berbanding lurus dengan limbah cangkang kelapa sawit yang dihasilkan.

Pengolahan cangkang kelapa sawit tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, namun juga dapat bermanfaat bagi peternak dan petani sawit. Hal ini dikarenakan hasil olahan ini memiliki nilai jual dan mudah diperoleh. 

Akan tetapi, serat kasar pada cangkang kelapa sawit masih sangat tinggi. serat kasar yang tinggi, terutama lignin dalam pakan ini dapat menyebabkan penurunan aktivitas enzim pemecah karbohidrat, lemak, dan protein. 

Hal ini menyebabkan nutrisi yang dapat dicerna oleh ayam petelur menjadi berkurang. Oleh karena itu, cangkang kelapa sawit harus dilakukan pengolahan terlebih dahulu dengan cara fermentasi. 

Proses fermentasi ini dengan memanfaatkan jamur dan bakteri, seperti Rhizopus oligosporus, Aspergillus niger, atau Eupenicillium javanicum. 

Fermentasi tersebut juga menggunakan kapang lignoselulotik yang dapat memecah ikatan lignin dengan selulosa, hemiselulosa, dan protein. Pecahnya ikatan tersebut menurunkan kandungan serat kasar pada cangkang kelapa sawit atau bangkil sawit.

Bentuk fermentasi ini yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ayam karena lebih mudah dicerna. Protein cangkang kelapa sawit berperan dalam pembentukan dan pertumbuhan jaringan tubuh. 

Kandungan Pada Cangkang Kelapa Sawit

Cangkang kelapa sawit tidak hanya sebagai limbah, tetapi memiliki kandungan yang baik untuk dijadikan pakan. Berikut kandungan cangkang kelapa sawit:

  • 16,60% protein kasar
  • 6,45% lemak kasar
  • 17,18% serat kasar
  • 0,47% kalsium
  • 0,72% fosfor
  • 57,80% bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN)
  • 5.088 kkal/kg energi bruto yang potensial untuk pakan ayam.

Sebagai pakan unggas, pemanfaatan cangkang kelapa sawit sekitar 5-15%. Hal ini dikarenakan serat dari cangkang kelapa sawit memiliki serat kasar yang sangat tinggi dan sistem pencernaan ayam yang rendah.

Bagi Anda yang akan memberikan cangkang kelapa sawit sebagai pakan ternak, Anda bisa menggunakan 10-15%. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan ayam petelur lebih baik dari ayam pedaging. 

Keunggulan cangkang kelapa sawit adalah sebagai pengendali bakteri jahat, yaitu bakteri Salmonella kedougou. 

Jumlah cangkang sawit ini sangat banyak di Indonesia karena perkebunan kelapa sawit di negara ini juga sangat luas. Oleh karena itu, harga pakan ayam cangkang sawit juga cukup murah.

Penutup

Pengolahan cangkang kelapa sawit ayam petelur harus didukung oleh banyak pihak agar memberikan banyak keuntungan bagi masyarakat. Selain itu, pengolahan limbah yang baik tidak akan menyebabkan masalah bagi lingkungan.

Jika Anda tertarik untuk mengakses informasi lebih lanjut mengenai cangkang sawit, Anda bisa mengaksesnya di website kami. Anda juga bisa klik link WhatsApp di sini untuk terhubung langsung dengan tim kami.